Cari:
Selamat Datang Guest
[Login | Daftar Baru]
 
  HOME     VCD & DVD     CLEARANCE SALE     PAKET SPESIAL  
Keranjang Belanja
Belanja Masih Kosong
0Jumlah Belanja:
Rp.0Total:
 
Cari Produk
 
Contact Us
SMS/WhatsApp
0822-1102 3000

 
Jam Kerja
Senin - Sabtu
08.00 - 17.00
Pembayaran
RekBank
Informasi
Produk: 730
Kategori: 77
Harga: Rupiah
 
Mata uang
 
Bahasa
 
Lokasi: >> VCD & DVD >> stok kosong/habis

Lancar Baca Melalui Lagu dengan Metoda Cantol Roudhoh

Lancar Baca Melalui Lagu dengan Metoda Cantol Roudhoh

Informasi Produk

20 Jam Putra Anda dapat Membaca dengan Lancar – Untuk Anak TK dan SD, Bisa digunakan Oleh Anak Usia 3 Tahun

Bermain, Bernyanyi, Bercerita
Setiap anak senang menyanyi, mendengar cerita dan menonton. Anak akan cepat hafal setiap lagu yang didengar dan dengan Metoda mudah mengingat setiap apa yang ditonton. Media ini sangat efektif digunakan sebagai sarana belajar bagi anak dengan konsep “bermain sambil belajar” karena itulah dunia anak ‘bermain’

Metoda membaca Cantol Roudhoh adalah sebuah metoda membaca yang berpegang pada prinsip ini dengan mengembangkan aspek visual, Auditurial dan Kinestetik yang didalamnya terdapat unsur warna, gambar, nada, irama, dan rasa nyaman. Lagu merupakan salah satu unsur didalamnya. Ketiga aspek tersebut dipadukan dengan metoda menghafal cepat yaitu metoda cantol yang dikembangkan dalam “Quantum Learning” Dalam metoda ini anak dipermudah dengan hanya mengingat 22 cantolan dengan kelompok suku katanya yang mudah dihapal dalam bentuk lagu, sehingga metoda ini sangat mudah sekali diserap oleh anak-anak pra sekolah.

Selama 3 tahun metoda ini telah digunakan kepada anak-anak pra sekolah baik dengan system privat atau secara klasikal di sekolah. Rata-rata dalam 20-30 kali (20-30 jam) pertemuan mereka dapat membaca dengan lancer. Kini kami hadirkan metoda ini bagi orangtua yang menginginkan putra-putrinya dapat cepat membaca dengan suasana riang tanpa ada beban keterpaksaan.
Metoda ini dapat digunakan oleh anak usia 3 tahun

Paket ini terdiri dari :

  • Satu VCD yang berisi 21 Lagu, dan
  • 2 VCD Interaktif,
  • Permainan tebak kata dengan metoda cantol, dan
  • Kartu kata yang berisi Bacaan sebanyak 26 buah.

Metode Cantol Roudhoh mulai dikembangkan pada tahun 2000 oleh Ibu Erna Nurhasanah Kusnandar dan Bapak Yudi Kusnandar, S.Si. Selama tiga tahun metode ini diterapkan kepada anak-anak pra sekolah, baik dalam bentuk privat maupun klasikal di kelas. Alhamdulillah selama masa tersebut anak-anak dapat membaca dengan lancar rata-rata 20-30 kali pertemuan atau 20-30 jam.

Selama waktu itu metode ini mengalami penyempurnaan dengan dibuatnya alat peraga dan lagu sebagai media untuk mempermudah anak memahami apa yang diberikan. Dan akhirnya untuk membantu anak di rumah, dibuat media lain yang mempermudah dalam bentuk media visual yaitu VCD. Saat ini metode membaca Cantol telah diterapkan di beberapa TK dan RA dalam bentuk klasikal di kelas.

Metode Cantol adalah salah satu tekhnik menghapal yang dikembangkan dalam "Quantum Learning". Dalam penerapanya metoda ini bersosialisasi dalam persamaan bunyi dan bentuk visual. Sebagai contoh salah satu teknik menghapal dengan metode Cantol adalah ketika di SMA, ada suatu pelajaran dari ilmu kimia tentang menghapal unsur kimia, di antaranya menghapal unsur golongan VII A yang terdiri dari unsur Helium, Neon, Argon, Kripton, Xenon dan Rn. Untuk memudahkan menghapal dibuatlah kalimat, yaitu: hehoh negara argentina karena xenat runtuh. Dengan mudah dapat menghapal nama-nama unsur kimia tiap golongan.

Itu adalah salah satu metoda menghapal yang efektif untuk mengingat daftar. Dalam mengajarkan membaca teknik-teknik tersebut sangat diperlukan untuk mempermudah anak dalam mengingat simbol-simbol huruf. Metode yang cocok untuk memudahkan anak mengingat kembali simbol-simbol huruf adalah Metode Cantol. Pengenalan membaca yang efektif adalah mengenalkan seluruh bunyi suku kata dasar yang menjadi pembentukan kata dalam bahasa Indonesia. Dan tahap selanjutnya adalah "kata" yang dikenalkan kepada anak. 

Ada 100 suku kata yang digunakan menjadi pembentuk kata dalam Bahasa Indonesia. 100 kata ini dapat lebih disederhanakan lagi menjadi 20 kelompok yang disebut Paket Satu. 20 kelompok itu adalah:

  • Kelompok 1 : ba, bi, bu, be, bo.
  • Kelompok 2 : ca, ci, cu, ce, co.
  • ….. sampai dengan .....
  • Kelompok 20 : za, zi, zu, ze, zo.

Suku kata xa, xi, xu, xe, xo, tidak dimasukan dalam paket ini, karena dalam Bahasa Indonesia jarang sekali ditemukan kata yang berbentuk dari suku kata tersebut. Di samping itu pada tahap sekolah dasar kata-kata yang ditemukan masih sederhana.

Marilah kita lihat daftar suku kata pada tiap kelompok:

  • ba ca da fa ga ...................................... za
  • bi ci di fi gi ........................................... zi
  • bu cu du fu gu ...................................... zu
  • be ce de fe ge ...................................... ze
  • bo co do fo go ....................................... zo

Dalam pengenalan suku kata, irama bunyi tiap kelompok sama yaitu: a, i, u, e, o. Apabila anak sudah dapat menangkap titian ingatan ini sama dengan kelompok-kelompok suku kata lainnya, maka ia sudah dapat menduga suku kata kelompok lain yang belum dikenalkan kepadanya. Apabila ia sudah dapat mengenal huruf dari a sampai z, maka ia dapat menebak dengan benar bunyi suku kata tersebut. Misalnya ia baru dikenalkan pada kelompok suku kata ga, gi, gu, ge, go. Apabila titian ingatan sudah dipahami, maka ia dapat mengetahui kelompok lainnya dari huruf yang ia kenal. Ia akan mengetahui bunyi kelompok ha, ja, dan selanjutnya. Jadi ia akan cepat sekali mengenal seluruh suku kata. Tetapi bagi anak yang belum mengetahui huruf perlu suatu kerangka pikiran yang dapat membantu untuk mengingatnya dengan mudah. Di sinilah metode Cantol sangat efektif dalam membantu kerangka pikiran anak bagi anak yang belum kenal huruf. Terlebih-lebih anak yang sudah mengenal huruf.

 

Bagaimana Metode Cantol ini dapat diterapkan dalam tehnik membaca?

Pada metode membaca ini anak diarahkan untuk terlebih dahulu menguasai titian ingatannya. Anak akan mengetahui bunyi kelompoknya, cukup apabila ia mengetahui bunyi awal kelompok suku kata tersebut, yaitu ba, ca, da, dan seterusnya. Untuk membantu anak sebagai sandaran dalam pola berfikir, maka suku awal diberi cantolan berupa nama-nama benda yang bunyi suku awalnya sama dengan bunyi suku awal tiap kelompok. Misalnya kelompok 1 cantolannya "baju", kelompok 2 "cabe", kelompok 3 "dadu" dan seterusnya. Nama benda-benda yang diijadikan cantolan diusahakan dikenal anak. Cantolan diterapkan dalam bentuk kartu-kartu yang dijadikan sebagai alat peraga. Misalnya kelompok 1 kartu bergambar baju, kelompok 2 kartu bergambar cabe dan seterusnya.

Marilah kita lihat sebuah cantolan kelompok 1 yaitu "baju". Pada penerapannya, anak dikenalkan mengenai "baju" itu sendiri, anak ditekankan pada bunyi suku kata awal yaitu "ba". Begitupun untuk cantolan cabe yaitu ca dan cantolan lainya. Apabila anak sudah memahami titian ingatan tiap kelompok, maka dengan sendirinya ia akan mengenal tiap kelompok suku kata melalui cantolan ini. Untuk membantu anak menghapal cantolan dan kelompok suku katanya, maka diberi lagu yang disukai dan mudah diingat oleh anak dan ini memang terbukti sangat efektif. Anak-anak begitu kuat daya ingatnya terhadap metoda cantol ini. Dalam metoda cantol ini anak-anak cukup mengenal dan mengingat ke-21 nama cantolan, maka ia dengan mudah dapat membaca dengan lancar. Ke-21 cantolan tersebut merupakan sesuatu yang dikenal anak, seperti cabe, dadu, gajah. Untuk kelompok qa, ya, dan za nama cantolan diasosiasikan dengan nama orang. Kelompak qa diasosiasikan dengan nama "qanjim" seorang bayi yang sedang menangis, kelompok ya dangan nama laki-laki "yana" yang sedang terkejut, kelompok za dengan anak wanita "zahra" yang sedang tertawa.

Ada 4 (empat) media yang tersedia dalam metode Cantol Roudhoh, yaitu:

  • VCD Lagu

VCD Lagu ini terdiri dari 21 suku kata ba-bi-bu-be-bo sampai dengan za-zi-zu-ze-zo ditambah nga-ngi-ngu-nge-ngo dan nya-nyi-nyu-nye-nyo, kecuali kelompok fa tidak ada lagunya. Isi lagu bertemakan cantolan dengan suku katanya. Misalnya: baju dengan ba-bi-bu-be-bo. Dalam VCD ini ditampilkan gambar cantolan dengan suku katanya. Untuk mempercepat anak hafal cantolan dan kelompok suku katanya, VCD ini dapat didengarkan tiap hari kepada anak.

  • VCD Penuntun

VCD Penuntun terdiri dari 2 disk yaitu disk A dan disk B. Dalam VCD ini berisi tentang cerita tentang sebuah cantolan, tebak suku kata, dan bacaan suku kata sampai penggabungan suku kata (pada intinya adalah kartu bacaan yang ditampilkan dalam bentuk VCD), dan lagu.

  • Lingkaran Cantol

Lingkaran Cantol atau menebak kata dengan gambar adalah salah satu media untuk mengevaluasi anak sampai di mana penguasaan anak terhadap kelompok suku kata. Cantolan-cantolan berupa gambar sebagai pegangan anak untuk mengingat bunyi suku kata. Bentuk permainan tebak kata yang dapat dilakukan adalah menyebut urutan suku kata dengan irama berurutan a-i-u-e-o atau menebak satu suku kata. Dalam permainan urutan suku kata, orang tua atau anak secara bergantian menunjuk barisan suku kata yang diinginkan. Anak atau orang tua menyebut suku kata dengan irama a-i-u-e-o yang ditunjuk. Hal tersebut untuk memasukkan titian ingatan. Apabila anak lupa, maka perlihatkan gambar yang ada dalam lingkaran cantol tersebut. Sedangkan dalam permainan tebak suku kata, anak atau orang tua secara bergantian menunjuk satu sukua kata secara acak. Apabila anak lupa, maka orang tua memperlihatkan gambar dan menyebut barisan suku katanya secara berurut.

  • Kartu Bacaan

Kartu Bacaan terdiri dari 26 buah di mana 21 buah kartu bergambarkan cantolan dan 5 buah kartu sebagai penguasaan akhir anak membaca. Kartu ini berfungsi sebagai evaluasi akhir anak dalam menguasai setiap tahapan yang diberikan. Pemberian kartu bacaan ini bersamaan dengan pengenalan lingkaran cantol. Jadi setiap lingkaran cantol memberikan pengenalan suatu barisan misalnya ba-bi-bu-be-bo kartu suku kata pun diberikan sesuai dengan barisannya.

Dalam kartu bacaan terdapat cover depan, halaman dalam dan halaman belakang. Di cover depan terdapat gambar cantolan dan bunyi suku kata awal tiap kelompok. Halaman dalam terdiri dari bacaan suku kata dan penggabungan dua suku kata. Sedangkan halaman belakang, mula-mula dibaca baris ke kanan, kemudian membaca kolom ke bawah. Apabila anak malas untuk membaca kartu suku kata, Anda dapat menggunakan VCD penuntun. Namun usahakan anak dapat membacanya untuk bahan evaluasi.

Setelah penguasaan 19 kelompok tersebut, maka tahap selanjutnya adalah:

  • Kartu bacaan vokal yang bergambar seorang anak wanita yang sedang membaca.
  • Kartu ”ng” bergambar kucing.
  • Kartu bergambar obeng.
  • Kartu bacaan kelompok ”nga”, bergambar 3 anak sedang ngaji.
  • Kartu bacaan kelompok ”nya”, bergambar nyamuk.
  • Kartu bacaan kelompok konsonan, bergambar rumah.

Usia : 3 Tahun, TK dan SD
Jenis : VCD

Produksi : Lembaga Pendidikan Pra Sekolah Raudhoh

Harga: Rp. 75,000


Kode Produk: PL-001
Stok Habis
Produk Baru
 
Produk Laris
 
PELAYANAN EDU-KIDZ
 
ArfaQuin

Edugames cms Baby Genius
babyfirsttv


Powered by CubeCart
Copyright Devellion Limited 2006. All rights reserved.